Full width home advertisement

Post Page Advertisement [Top]

Sumber Gambar Google


Hallo sobat AHK...
and Happy February for you all........,Siapa sih yang nggak kenal kopi.Minuman paling populer dan paling enak ke 3 di dunia (sumber),selain memiliki rasa yang enak kopi juga digemari banyak orang karena efek kafein yang dapat membantu kita fokus dan bersemangat dalam mengawali hari.

Sumber Gambar Google


karena kepopuleran minuman banyak peradaban manusia yang membudidayakan tanaman ini.dengan keankearagaman tempat,proses pengolahan biji kopi,dan cara penyeduhan minuman ini,kopi menjadi minuman yang memiliki banyak varietas rasa dan cara menikmatinya.


Indonesia sendiri juga memiliki bermacam-macam kopi dengan rasa yang unik,salah satunya adalah
Kopi Arabika Wamena, kopi ini tumbuh di lembah Baliem daerah pegunungan Jayawijaya Wamena. Yang menarik adalah pertumbuhan dari jenis tanaman kopi ini tidak menggunakan pupuk kimia. Jenis kopi Arabika Wamena ini dapat tumbuh subur secara alami.

Tanaman kopi di Lembah Baliem ditanam pada ketinggian 1.200 hingga 1.600 mdpl. Tanah perkebunannya merupakan tanah vulkanik dan suhunya mencapai 15 °C saat malam hari. Kondisi ini sangat baik untuk bercocok tanam.

Sumber gambar Google

Jenis yang dibudidayakan di Wamena, Papua, adalah jenis arabika yang memang ideal ditanam pada ketinggian 1.000 mdpl ke atas. Secara umum, semakin tinggi tanah tempat tanaman kopi tumbuh, semakin baik pula kualitas buahnya.
Kopi papua wamena terkenal memiliki rasa yang balance dan smooth. Aroma yang dihasilkan bernuansa cokelat dan floral yang cukup harum, body mediumsweetness yang sedang, dan keasaman yang rendah. Selain itu, jenis ini pun menghasilkan flavor note yang cenderung earthy dengan sensasi herbal dan aftertaste yang terasa smokey.
Rasa kopi papua wamena tergolong sangat unik karena jarang sekali kopi Indonesia memiliki sensasi floral. Banyak q grader yang berpendapat, bahwa munculnya aroma tersebut dipengaruhi oleh kondisi penanaman yang tidak menggunakan pestisida dan senyawa kimia apapun.
Di kalangan roastery dan cafe, green bean dari papua wamena sering digunakan sebagai campuran house blend karena aromanya.(sumber).
Selain kopi arabika dari tanah Papua,pulau Sumatra juga memiliki jenis kopi yang nggak kalah menarik nih,namanya kopi Gayo Aceh.
Sumber gambar Google

Perkebunan di Gayo, Aceh Tengah rata-rata berada pada ketinggian 1.000 hingga 1.200 mdpl. Lokasinya berada di sekitar kota Takengon dan dekat dengan Danau Tawar. Mayoritas suku yang tinggal di daerah ini adalah orang-orang Gayo

Perkebunan di daerah ini dikelola oleh perorangan dan budidaya tanamannya dilakukan di tempat teduh (shade grown coffee). Biji yang dihasilkan adalah biji jenis arabika yang memang cocok ditanam di sini.
Q grader yang sudah mencicipinya rata-rata menilai bahwa rasa kopi Aceh Gayo cenderung nutty dan buttery. Aromanya sangat kuat dengan aksen nutty dan spice. Keasamannya sangat rendah, sweetness cenderung tinggi, dan body yang dihasilkan medium. 
Karakter rasa kopi aceh gayo sebetulnya mirip dengan kopi Sumatera pada umumnya, bedanya adalah aftertaste yang bersih (clean). Karena karakter rasa bijinya, kopi ini sering dijadikan campuran untuk houseblend di cafe-cafe.
Ada lebih dari satu varietas dan berbagai macam rasa kopi gayo yang dapat Anda temukan di pasaran. Varietas yang paling banyak diperdagangkan dan dibudidayakan adalah timtim(varietas Gayo 1) dan red bourbon(varietas Gayo 2). Ini disebabkan oleh kebiasaan petani di sana yang menanam varietas tanaman berbeda dalam satu kebun.
Metode memproses biji yang paling banyak digunakan oleh petani di Gayo adalah metode kering (dry process). Proses ini menjadi salah satu faktor yang membuat profil rasa yang cenderung manis. Adapula kopi aceh gayo yang diproses dengan cara natural fermentasi sehingga memiliki rasa yang mirip wine.(sumber)

Tidak hanya Gayo dan Wamena,tanah Bali juga salah satu tempat penghasil biji kopi dengan rasa dan aroma yang khas di indonesia.
Sumber gambar Google

Perkebunan kopi di Bali berlokasi di daerah Kecamatan Kintamani, dekat dengan Gunung Batur, Kabupaten Bangli. Jenis kopi bali adalah arabika dan ditanam di tanah dengan ketinggian sekitar 1000 mdpl. Ciri khas perkebunan kopi di Bali adalah adanya tanaman selain kopi di satu lahan yang sama, biasanya sayur dan jeruk.

Karakter rasa kopi bali Kintamani yang unik adalah aroma jeruk yang dimiliki biji kopi dan rasa asam segar seperti buah jeruk (citrusy) tanpa meninggalkan aftertaste di mulut. Body-nya medium dan aroma yang dihasilkan sangat kuat dan manis. Tidak ada rasa rempah (spice) seperti pada kebanyakan kopi di Indonesia. Kopi ini sangat cocok bagi Anda yang tidak menyukai rasa yang pahit.
Sumber Gambar Google
Kopi bali menggunakan wet/washed proccess untuk melepaskan daging buah dari biji, berbeda dengan kebanyakan proses di Indonesia yang menggunakan dry process. Hasil panennya juga berbeda karena menghasilkan ukuran green bean yang lebih besar dari arabika yang ditanam di daerah lain.
Ada banyak metode penyajian yang nikmat untuk kopi bali kintamani. Salah satunya adalah cara tradisional, yaitu dengan metode tubruk dan diberi gula. Sajian seperti ini banyak dikonsumsi masyarakat lokal sejak dulu.atau kalau menginginkan rasa kopi yang lebih halus kalian bisa mencoba teknik dripping dengan V60 (sumber).


Nah sekarang kalian sudah tau kan berbagai keunikan dari biji kopi mulai dari cara tanamnya dan rasanya.Kira-kira nih dari ketiga jenis biji kopi diatas kopi mana yang paling kalian suka…?
Sekian dulu artikel dari mimin,sampai jumpa di artikel selanjutnya …….




1 komentar:

  1. 1xbet » Free Bet, Bonus, Deposit & Review | Dec 2021
    What is 1xbet? — 도레미시디 출장샵 1xbet is a casino that offers a selection of online 1xbet 먹튀 casino jancasino.com games, bsjeon.net such as slots, roulette, and septcasino.com poker. There are

    BalasHapus

Bottom Ad [Post Page]